Operasional: Senin – Jumat | 09:00 – 20:00 WIB – Sabtu | 09:00 – 16:00 WIB

Trikiasis, Ketika Bulu Mata Mengarah ke Dalam

Ditinjau oleh

Admin

Terakhir diperbaharui pada

20 Maret 2024

Bagikan

trikiasis

Salah satu kelainan mata yang terkait bulu mata dan mata merah adalah trikiasis. Apa itu trikiasis, apa saja gejala dan penyebabnya, serta bagaimana cara mengobatinya?

trikiasis

Definisi Trikiasis

Trikiasis adalah kondisi ketika bulu mata tumbuh di tempat normal tetapi mengarah ke dalam menuju ke bola mata. Kelainan mata ini bisa terjadi pada bulu di seluruh kelopak mata atau hanya sebagian saja.

Karena mengarah ke dalam dan menyentuh bola mata, bulu mata membuat bola mata dan kulit di sekitarnya menjadi iritasi. Selain itu, ia bisa menyebabkan mata berair dan terasa nyeri. Pada kondisi yang cukup parah, ia berpotensi menyebabkan luka dan gangguan penglihatan.

Meskipun prevalensi kasus yang parah tergolong sangat jarang, trikiasis yang ringan dan terjadi hanya pada sebagian bulu mata cukup umum ditemukan. Sementara itu, trikiasis pada seluruh kelopak mata biasanya terjadi di negara-negara dengan wabah trakoma seperti di Afrika.

Baca juga: Uveitis

Gejala Trikiasis

Pada umumnya, gejala trikiasis adalah terasa ada sesuatu yang mengganjal di bola mata. Seperti ada benda asing yang membawa sensasi gesekan dan membuat mata berair.

Secara kasat mata, gejala yang bisa terlihat ketika bercermin adalah bulu mata tumbuh ke arah yang salah. Tumbuhnya tidak keluar sebagaimana seharusnya tetapi justru ke dalam, menyentuh bola mata. Beberapa gejala trikiasis lainnya meliputi:

  • Mata merah
  • Mata berair
  • Rasa gatal atau nyeri pada mata
  • Lebih sensitif terhadap cahaya (fotofobia)
  • Permukaan kornea menjadi berwarna hijau oleh erosi
  • Pada kasus yang kronis, muncul sikartik pada kornea

Baca juga: Penyebab Katarak

Penyebab Trikiasis

Meskipun prevalensi pada orang dewasa lebih sering terjadi, kelainan mata ini juga bisa terjadi pada anak-anak. Secara pasti, penyebabnya belum diketahui. Namun, beberapa ahli menyebutkan penyebab bulu mata tumbuh ke dalam ini sebagai berikut:

1. Infeksi

Infeksi, seperti trakoma dan herpes zoster, merupakan penyebab kondisi bulu mata tumbuh ke dalam dan menyentuh bola mata. Trakoma adalah infeksi bakteri chlamydia trachomatis pada mata. Sedangkan herpes zoster merupakan infeksi virus pada mata. Kedunya bisa memengaruhi arah pertumbuhan bulu mata.

2. Inflamasi

Peradangan (inflamasi) yang terjadi di sekitar mata merupakan salah satu penyebab kelainan arah pertumbuhan bulu mata. Misalnya, blefaritis dan vernal keratoconjunctivitis (VKC).

Blefaritis merupakan kondisi kronis yang menyebabkan terjadinya peradangan dan iritasi pada kelopak mata. Membuat kelopak mata mengelupas dan berlendir yang mengandung bakteri, sedangkan VKC adalah reaksi alergi pada mata. Keduanya bisa membuat bulu mata tumbuh ke dalam.

3. Autoimun

Penyakit autoimun seperti pemfigoid okular dan sindrom Stevens-Johnson juga bisa menyebabkan pertumbuhan bulu mata ke arah yang salah.

4. Trauma

Trauma atau cedera pada mata juga bisa menyebabkan pertumbuhan bulu mata yang tidak wajar. Misalnya luka bakar pada kelopak mata, luka pascaoperasi dan paparan zat kimia.

5. Epiblepharon

Epiblepharon adalah kelopak mata terlipat dan memiliki bentuk yang tidak normal sehingga menyebabkan bulu mata atas tumbuh ke arah yang salah. Mayoritasnya, epiblepharon ini terjadi pada anak-anak.

Baca juga: Buta Warna

Cara Mengobati Trikiasis

Setelah melakukan anamnesis, dokter mata akan memeriksa mata pasien, di antaranya dengan menggunakan slit lamp pada bagian depan mata untuk melihat seberapa luas trikiasis mempengaruhi kelopak dan bulu mata.

Cara mengobati trikiasi yang utama adalah prosedur bedah atau operasi. Kelainan pertumbuhan bulu mata tidak bisa disembuhkan dengan obat. Belum ada obat-obatan yang bisa mengubah arah pertumbuhan bulu mata agar kembali normal. Mencabut bulu mata dengan pinset juga tidak efektif karena bulu mata yang baru akan tetap tumbuh mengarah ke dalam.

Cara yang efektif adalah operasi mengangkat bulu mata. Operasi ini terbukti mampu mengatasi gejala-gejala yang ada tanpa memengaruhi ketajaman penglihatan pasien. Saat ini, setidaknya ada tiga jenis operasi untuk menyembuhkan trikiasis:

1. Elektrolisis

Elektronis adalah metode operasi dengan menggunakan aliran listrik untuk menghilangkan bulu mata secara permanen. Keunggulan operasi ini, persentase keberhasilannya tinggi. Kekurangannya, ia membutuhkan waktu lama dan kadang terasa sakit.

2. Cryosurgery

Cryosurgery adalah metode operasi pembekuan yang bertujuan untuk menghilangkan bulu mata hingga ke folikel rambutnya. Metode ini juga efektif, tetapi berpotensi menimbulkan komplikasi tertentu.

3. Operasi reposisi bulu mata dan folikel

Prosedur operasi ini adalah memperbaiki posisi bulu mata dan folikel. Operasi reposisi bulu mata dan folikel juga termasuk cara efektif untuk mengatasi trikiasis.

Demikian pembahasan seputar trikiasis. Mulai dari definisi, gejala, penyebab, hingga cara mengobati atau menyembuhkannya. Semoga bermanfaat. Salam sehat. [mbk/NLC]