Operasional: Senin – Jumat | 09:00 – 20:00 WIB – Sabtu | 09:00 – 16:00 WIB

4 Jenis Tes Buta Warna Ini Perlu Anda Ketahui

Ditinjau oleh

NLC Support

Terakhir diperbaharui pada

28 Januari 2024

Bagikan

Tes Buta Warna
Tes Buta Warna

Tes buta warna saat ini sedang banyak diperlukan untuk beberapa persyaratan apabila ingin melamar pekerjaan atau hingga salah satu satu tes masuk perguruan tinggi. Seperti yang kita ketahui ada berbagai jenis penyakit mata yang umum terjadi di masyarakat, seperti kelainan refraksi, katarak, buta warna dan sebagainya. Untuk buta warna sendiri, salah satu hal yang bisa memastikannya adalah dengan tes buta warna yang dilanjut dengan pemeriksaan dokter mata.

Seperti yang kita ketahui, setiap penyakit mempunyai cara penanganan tersendiri, salah satunya dengan adanya prosedur  LASIK untuk mata minus. Pada kesempatan kali ini, kita akan memahami lebih lanjut mengenai buta warna beserta berbagai metode tes buta warna. Yuk simak ulasan lengkapnya dibawah ini!

Apa itu Buta Warna?

tes buta warna

Sebelum membahas lebih jauh terkait tes buta warna minel akan membahas terlebih dahulu apa itu buta warna? Buta warnaadalah suatu kondisi di mana seseorang tidak dapat melihat warna dengan baik. Kondisi ini menyebabkan penderita buta warna tidak dapat melihat secara normal, sehingga banyak dari mereka yang mengalami kesulitan untuk membedakan warna-warna tertentu. Buta warna seringkali diturunkan dari keluarga. 

Meskipun hingga saat ini belum ada pengobatan yang dapat menyembuhkan sepenuhnya bagi mereka yang mengalami buta warna, seseorang yang memiliki buta warna masih bisa menggunakan alat bantu berupa kacamata dan lensa kontak yang dirancang secara khusus. Dengan berkembangnya teknologi, ada teknologi kacamata yang dapat digunakan untuk mengoreksi buta warna serta kelainan refraksi lain, seperti mata minus, secara bersamaan.

Buta warna memiliki beberapa jenis yang umum terjadi. Salah satu jenis yang sering terjadi adalah buta warna merah-hijau, di mana pasien mengalami kesulitan untuk membedakan antara kedua warna tersebut. Selain itu, terdapat juga jenis buta warna biru-kuning. Jenis yang paling jarang terjadi adalah buta warna total, di mana penderita tidak dapat melihat warna sama sekali. Perlu diingat bahwa buta warna ini tidak berhubungan langsung dengan katarak yang merupakan kondisi kekeruhan pada lensa mata.

BACA JUGA: Ingin Bebas Dari Kacamata Silinder? Temukan Pilihan Caranya Disini

Jenis-Jenis Tes Buta Warna

Untuk melakukan tes buta warna ada beberapa metode yang dilakukan oleh dokter mata untuk dapat mendiagnosis jenis buta warna yang dimiliki oleh pasien. Berikut metode-metodenya.

Tes Ishihara (Colour Plate Test)

Tes ini merupakan tes yang paling sering digunakan dalam melakukan tes buta warna. Tes ishihara menggunakan kartu dengan pola titik-titik berwarna yang dirancang untuk menguji kemampuan seseorang dalam membedakan warna–warna tertentu. Setiap kartu memiliki angka dan pola yang hanya terlihat oleh orang yang memiliki penglihatan normal. Tes ini juga bisa Anda dapatkan di Klinik Mata NEC Surabaya.

Tes Farnsworth D-15

Selain tes ishihara, tes Farnsworth D-15 juga sering digunakan. Tes ini melibatkan pengurutan dan/atau pengelompokan warna yang berbeda sesuai dengan gradasi dan tingkat kepekatan warna.

Tes Anomaloskop

Tes ini menggunakan sebuah alat yang disebut anomaloskop dengan cara mengetes apakah pasien dapat mencocokan beberapa warna. Tes ini dapat memberikan informasi tentang kemampuan seseorang dalam membedakan warna secara lebih rinci.

Tes Panel HRR (Handy-Rand-Rittler)

Tes ini hampir sama dengan tes ishihara di mana piringan atau panel digunakan. Namun, perbedaan utama dari tes ini dengan tes ishihara adalah pada isi panelnya. Tes Panel HRR menggunakan panel yang memiliki pola-pola, sedangkan tes Ishihara menggunakan angka-angka. Menurut studi yang telah dilakukan, tes Panel HRR dianggap lebih sensitif dalam mendeteksi kelainan penglihatan warna yang lebih kompleks, seperti buta warna parsial.

Tiap-tiap metode tes buta warna memiliki kelebihan dan kelemahan masing-masing. Dokter mata juga akan memilihkan metode yang paling sesuai berdasarkan kondisi dan kebutuhan pasien karena tes yang akurat dapat membantu dalam proses pengidentifikasian jenis dan tingkat keparahan buta warna pada seseorang, sehingga tindakan perawatan yang tepat dapat diambil.

BACA JUGA: Kenali FEMTO LASIK, Generasi Kedua Laser Vision Correction

Yuk Periksa Mata Rutin di NEC!

Tes buta warna

Itulah ulasan terkait tes buta warna yang perlu anda ketahui. Apabila anda ingin melakukan tes buta warna  anda bisa datang ke National Eye Center selain tempat kredibel untuk melakukan lasik di NEC anda bisa mendapatkan banyak informasi terkait kesehatan mata lainnya. Menjaga kesehatan mata itu sangatlah penting. Ada berbagai cara yang bisa kita lakukan untuk menjaga kesehatan kita, baik itu dari diri kita sendiri ataupun perawatan medis. Dari diri kita sendiri, kita bisa merawat mata kita dengan cara, tidak terlalu lama memakai gawai serta menjaga waktu tidur kita, sehingga tidak terjadi mata panda.

Bagi yang sudah memiliki kelainan mata, Anda bisa mendapatkan perawatan medis di National Eye Center (NEC). Perawatan ini tidak hanya bisa dilakukan oleh orang dewasa, tetapi juga bisa dilakukan oleh anak-anak. NEC menyediakan peralatan yang lengkap untuk perawatan mata serta menyediakan prosedur terapi mata minus anak.

Seiring bertambahnya usia, masalah yang memengaruhi penglihatan kita menjadi serius. Bagi Anda yang memiliki kelainan refraksi dan juga katarak, di NEC Anda bisa mendapatkan katarak lensa premium sebagai solusi terbaik penyembuhan. Dengan perawatan yang tepat, kita dapat mencegah dan mengatasi berbagai masalah mata untuk menjaga penglihatan yang optimal.

Sumber:
dr. Nurul Fitri Shabrina, SpM

Simak penjelasan dr. Asti Indriani, Sp.M mengenai penggunaan lensa kontak berikut ini.