Penggunaan softlens yang tidak sesuai ukuran seringkali menimbulkan efek pusing yang dapat merusak mata apabila dipaksakan. Saat ini softlens menjadi sorotan utama bagi masyarakat khususnya anak muda. Selain karena bentuknya yang simple, ringan, juga memiliki banyak pilihan warna untuk memperindah mata mereka.
Namun bagaimana jika penggunaan softlens tidak sesuai ukuran bagi Anda penderita mata minus atau silinder? Di sini akan dijelaskan lebih lanjut mengenai resiko dan bahaya menggunakan softlens tidak sesuai ukuran dengan kelainan refraksi. Simak selengkapnya di bawah ini!
Daftar Isi
TogglePenggunaan Softlens untuk Mata
Softlens tidak sesuai ukuran bisa menjadi masalah baru untuk mata apabila dipaksakan namun sebelum membahas lebih jauh disini minel akan menjelaskan apa itu softlens? Seperti yang telah dijelaskan oleh Dr. Irma Suryani, Sp.M., softlens atau lensa kontak adalah lensa plastik tipis yang menempel pada kornea mata dimana memiliki fungsi sama dengan kacamata, yaitu mengoreksi kelainan refraksi, kelainan Akomodasi, terapi dan kosmetik. Namun lensa kontak sendiri terdiri dari beberapa macam seperti:
- Lensa kontak lunak atau soft contact lenses jenis ini yang biasa kita kenal dengan sebutan Softlens merupakan lensa kontak dengan bahan hydrogel di mana pemakaiannya lebih nyaman dan adaptasi yang diperlukan hanya beberapa saat.
- Lensa kaku di mana terbuat dari bahan plastik keras atau silicon, bahan yang berpori dan mengurangi risiko infeksi mata.
- Rigid Gas Permeable Lenses (RGP) di mana lensa kontak ini terbuat dari bahan Fluoropolymer. Bahan ini lebih rigid dibandingkan dengan lensa kontak lunak sehingga dapat memberikan penglihatan yang lebih tajam dan memberikan Permeabilitas Oksigen yang lebih baik daripada Lensa Kontak lunak.
Dari macam-macam lensa kontak yang telah dijelaskan, dapat kita lihat indikasi penggunaan lensa kontak biasanya digunakan untuk kondisi Rabun Jauh, Rabun Dekat, Astigmatisme, dan Presbiopia. Selain itu Softlens atau Lensa Kontak memiliki beberapa keuntungan di antaranya:
- Lensa kontak nyaman digunakan dan bebas dari penggunaan tangan
- Cocok di segala cuaca
- Lensa Kontak tidak akan berkeringat atau berkabut
- Lensa Kontak dapat membuat kita bergerak bebas dengan mempertahankan penglihatan tetap jernih
- Dapat bereksperimen dengan berbagai model dan warna sesuai gaya hidup dan kepribadian
Baca Juga: Risiko Penggunaan Softlens Bagi Mata
Resiko Softlens Tidak Sesuai Ukuran
Softlens tidak sesuai ukuran tentunya tidak aman digunakan. Berdasarkan apa yang telah dijelaskan oleh Dr. Irma Suryani, Sp.M sejatinya Softlens cara kerjanya sama dengan kacamata termasuk ukurannya. Sebaiknya periksakan lebih lanjut ke dokter mata terdekat untuk melakukan pemeriksaan khusus subjektif maupun objektif.
Jadi kalau ukuran refraksi Overkoreksi yang mana tadinya empat lalu di berikan empat setengah maka akan menimbulkan rasa pusing dan tidak nyaman bagi para pemakainya. Jadi sebaiknya penggunaan Softlens harus sesuai dengan ukuran. Penggunaan softlens tidak sesuai ukuran biasanya menimbulkan efek pusing yang juga dapat merusak mata apabila dipaksakan.
Cara Merawat Softlens atau Lensa Kontak
Berikut Minel akan menjelaskan cara merawat Lensa Kontak yang baik dan benar sesuai dengan apa yang telah disampaikan oleh Dr. Irma Suryani, Sp.M.:
- Bersihkan tangan
- Gunakan cairan khusus Softlens
- Gunakan metode rub and rinse setiap kali membersihkan Lensa Kontak
- Bersihkan softlens setiap kali memakai dan melepasnya
- Selalu ganti cairan Softlens dalam wadah penyimpanan
- Ganti wadah secara berkala
- Bersihkan Softlens setiap 3 hari sekali walau sedang tidak dipakai
- Perhatikan waktu penyimpanan dan catat tanggal kadaluarsa Softlens
- Hindari tidur memakai Softlens
- Jangan pernah berbagi Softlens dengan orang lain dan jauhkan dari make up
Pengobatan Mata Minus dan Silinder
Jika Anda terkena termasuk orang yang terindikasi Mata Minus, Silinder atau lain sebagainya Anda bisa memeriksakan mata ke dokter mata terdekat. Penting hal nya untuk meminta pendapat dokter mata. di mana seperti yang telah dijelaskan oleh Dr. Irma Suryani, Sp.M., bahwa Softlens juga memiliki kelemahan seperti berikut:
- Tidak semua orang dapat memasang Lensa Kontak
- Memerlukan perawatan yang tepat setiap harinya
- Menyebabkan mata kering
- Hipoksia kornea
- Jika lensa kotor dapat menimbulkan beberapa penyakit seperti Konjungtivitis, Ulkus Kornea, dan Abrasi Kornea
Jika Anda memilih menggunakan softlens untuk permasalahan mata seperti mata minus atau silinder, sebaiknya tetap periksakan terlebih dahulu ke dokter mata, agar sesuai dan tidak menimbulkan gangguan mata yang lebih parah. Anda juga bisa terbebas dari Miopi atau Silinder tanpa kacamata atau softlens, dengan memilih lasik.
Baca juga: Perbandingan Harga Lasik VS Softlens
Jika Anda memiliki pertanyaan atau kekhawatiran mengenai Softlens Tidak Sesuai Ukuran segera hubungi dokter mata untuk mendapatkan nasihat yang lebih lanjut. Bila masih ada yang ingin Anda tanyakan mengenai prosedur medis ini, Anda bisa langsung datang ke National Eye Center disana Anda akan mendapatkan info yang lebih detail dan banyak informasi informasi penting seputar mata mulai dari Mata Panda, katarak dan cara penyembuhannya yaitu Katarak Lensa Premium hingga terapi mata minus anak yuk buruan datang sekarang juga!
Sumber:
Dr. Irma Suryani, Sp.M
Silakan Saksikan Video Lain Tentang Kesehatan Mata: